Sabtu, 03 Desember 2011

KURIKULUM RAUDHATUL ATHFAL ( RA )
AL – HUSNA KERENG BANGKIRAI
TAHUN PELAJARAN 2011/2012















DOKUMEN I












RTA. MILONO KM, 10 PALANGKARAYA
KERENG BANGKIRAI


KURIKULUM RAUDHATUL ATHFAL ( RA ) AL – HUSNA
TAHUN 2011-2012








DISUSUN OLEH :
TIM KURIKULUM RA AL – HUSNA









Palangka Raya, Juli 2011

Disetujui oleh
Pengawas RA



Hj. Tumirah, S. Pd

Kepala RA. AL – HUSNA



Rosna ampung



Mengetahui
Ketua yayasan perguruan islam fathul jannah



H. M. Isra Umar, A. Md











BAB I
PENDAHULUAN



Latar Belakang

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) selanjutnya pada penyusunan ini kami sebut dengan Kurikulum RA. Al – Husna adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh RA. Al – Husna merujuk pada Pedoman Penyusunan KTSP yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), serta dikembangkan dengan karakteristik RA. Al – Husna dan memperhatikan potensi daerah, sosial, budaya masyarakat setempat serta karakteristik anak.
Raudhatul Athfal adalah satuan pendidikan anak usia dini yang memiliki karakteristik keagamaan, maka kurikulumnya harus memunculkan cirri khas keagamaan. Menyadari akan hal ini maka pihak pengelola Raudhatul Athfal Al – Husna yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, memiliki tantangan untuk menyusun kurikulum yang dapat menghasilkan peserta didik yang siap menghadapi berbagai tuntutan globalisasi dengan berbasis Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi serta berlandaskan iman dan taqwa.
Adapun tujuan Raudhatul Athfal secara umum itu sendiri adalah membantu meletakkan dasar kearah perkembangan sikap prilaku, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik agar menjadi muslim yang menghayati dan mengamalkan agama serta menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan kepentingan pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya.
Landasan

Dalam penyusunan KTSP, Raudhatul Athfal Al – Husna berpedoman kepada :
UU. No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
PP. No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
Permendiknas No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi
Permendiknas No. 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Kelulusan
Permendiknas No. 24 Tentang Pelaksanaan Permendiknas No. 22 dan 23 Tahun 2006.

Tujuan Pengembangan Kurikulum

Tujuan penyusunan Kurikulum ini untuk dijadikan acuan bagi Raudhatul Athfal Al – Husna dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum yang akan dilaksanakan yaitu pendidikan yang mengarah kepada Tujuan RA. Al – Husna.

Prinsip – prinsip Pengembangan Kurikulum

Kurikulum ini dikembangkan sesuai dengan relevansi setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervise Kantor Kementerian Agama atau Dinas Pendidikan Kab/Kota.
Perkembangan Kurikulum mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kelulusan (SKL), serta berpedoman pada penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP serta memperhatikan pertimbangan Yayasan Perguruan Islam Fathul Jannah.
Kurikulum RA. Al – Husna dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut :
Berpusat pada potensi, perkembangan, serta kebutuhan peserta didik dan lingkungannya.
Pengembangan kurikulum disesuaikan dengan potensi peserta didik yang berbeda-beda, oleh karena itu proses pembelajarannya dilaksnakan secara individual, kelompok dan klasikal.
Bahan ajar dikemas dengan menggunakan pendekatan tematik yang dapat mengembangkan seluruh potensi dan aspek perkembangan anak usia dini berdasarkan kebutuhan peserta didik serta tuntutan di lingkungan Raudhatul Athfal Al – Husna.

Beragam dan terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah dengan menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya dan adat istiadat serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan local dan pengembangan diri yang dilaksanakan dengan menggunakan pembelajaran terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan menyenagkan.

Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengenal dan dapat memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni.

Relevan dengan kebutuhan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan para pemerhati pendidikan (sateholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan hidup. Oleh karena itu pengembangan kurikulum berdasarkan kecakapan hidup atau life skill, dengan memperhatikan pengembangan integritas pribadi, kemandirian, keterampilan berpikir (thinking skill), kecerdasan spiritual, emosional, sosial, musical, kinestik dan natural.



Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan bidang pengembangan yang direncanakan, disajikan secara terpadu dan berkesinambungan.

Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan pada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Karena kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

Seimbang antara kepentingan global, nasional dan local
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan global, nasional dan local untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan global, nasional dan local harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan perkembangan era globalisasi dengan tetap berpegang pada motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum
Operasional penyusunan Kurikulum RA. Al – Husna berpedoman pada :
Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia.
Keimanan dan ketaqwaan serta akhlaq mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum yang memungkinkan semua bidang pengembangan dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia.
Peningkatan potensi, kecerdasan dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik.
Kurikulum disusun agar memungkinkan pengembangan keragaman potensi, minat, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan kinestik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya.
Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan.
Daerah memiliki keragaman potensi kebutuhan, tantangan dan keragaman karakteristik lingkungan, oleh karena itu kurikulum RA. Al – Husna memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan out put yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan daerah.
Tuntutan pembangunan daerah dan nasional.
Pengembangan kuriulum RA. Al – Husna memperhatikan keseimbangan tuntutan pembangunan daerah dan nasional.
Tuntutan dunia kerja.
Memuat kecakapan tentang hidup (life skill) untuk mengenalkan dan membekali peserta didik menghadapi kehidupan dunia kerja yang kompetitif dengan melatih dan membiasakan dengan kemandirian, tidak menggantungkan diri pada orang lain.
Perkembangan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni.
Kurikulum dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni, dengan mengenalkan alat tekhnologi mutakhir kepada peserta didik.
Agama.
Yang menjadi cirri khas kurikulum RA. Al – Husna adalah mendalami agama maksudnya pengenalan peserta didik terhadap rukun iman, rukun islam dan berakhlakul karimah lebih mendalam disertai dengan pengalaman yang disesuaikan dengan tahap perkembangan dan kemampuan peserta didik.
Dinamika perkembangan global.
Kurikulum dikembangkan agar peserta didik mampu bersaing secara global dan dapat hidup berdampingan dengan bangsa lain.
Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
Mendoronga wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kondisi social budaya masyarakat setempat.
Pengembangan kurikulum RA. Al – Husna dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat lingkungannya dan menunjang kelestarian keragaman budaya.
Kesetaraan gender.
Kurikulum RA. Al – Husna diarahkan kepada pendidikan yang berkeadilan dan mendorong tumbuh kembangnya kesetaraan gender.
Karakteristik satuan pendidikan.
Kurikulum dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi dan ciri khas satuan pendidikan.





































BAB II
TUJUAN


Visi RA. Al-Husna

Menjadikan RA yang bermutu dalam membentuk pribadi anak yang soleh dan solehah, cerdas dan kreatif menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

Misi RA. Al-Husna

Meningkatkan mutu pembelajaran degan menumbuhkan kasih sayang,ramah tamah, dan santun.
Meningkatkan kualitas pendidikan agama sejak dini.
Meningkatkan disiplin, loyalitas dan kreatifitas semua guru RA Al-Husna.

Tujuan RA. Al-Husna

Mencerdaskan anak bangsa sejak dini.
Melatih kreatifitas anak sejak dini.
Mengenalkan anak pada kegiatan sekolah.
Melatih anak gemar belajar.
Menanamkan akidah Islam kepada anak.

Strategi Pembelajaran RA. Al-Husna
Keberhasilan pembelajaran RA. Al-Husna dapat mengacu pada 2 bidang pengembangan utama:
Pembiasaan
Akhlak dan Nilai-nilai Agama Islam
Anak senang berdo’a dan mengucapkan salam dengan baik, anak perlu bimbingan dalam mengenal dan mencintai berbagai ciptaan Allah.
Sosial, Emosional, dan Kemandirian
Anak dapat bertanya dan menjawab pertanyaan secara sederhana, perlu bimbingan dalam menunjukkan keberanian.

Kompetensi Dasar
Pendidikan Agama Islam
Anak mampu menghafal surah-surah pendek, masih perlu bimbingan dalam gerakan dan bacaan shalat.
Berbahasa
Alhamdulillah, anak sudah dapat melakukan 3 perintah secara berurutan dengan benar, perlu bimbingan dalam menceritakan pengalamannya sendiri.
Kognitif
Alhamdulillah, anak mampu menyatakan waktu yang dikaitkan dengan jam, perlu bimbingan dalam membedakan macam-macam suara, sangat baik dalam mengelompokkan 5 warna (merah, jingga, kuning, hijau, biru).
Fisik/ Motorik Halus
Alhamdulillah, anak mampu menarik garis zig-zag, garis lengkung, garis lurus, perlu bimbingan dalam mencontoh berbagai bentuk.
Fisik/ Motorik Kasar
Alhamdulillah, anak sudah mampu memantulkan, menangkap dan melempar bola, perlu biimbingan dalam melakukan gerakan-gerakan pantomime.
Seni
Alhamdulillah, menggambar bebas dengan menggunakan krayon dan pensil warna sudah rapi. Perlu bimbingan dalam menyanyikan lagu sambil bermain music dan mengekspresikan gerak.





Profil RA. Al-Husna
Puji syukur kehadirat Allah swt atas izin yang diberikannya, RA. Al-Husna pada tanggal 01 Mei 2007 telah berdiri dengan kokoh, asri, aman, dan nyaman. Sekolah ini memiliki luas bangunan 72 m^2, luas area bermain 400 m^2, dipakai untuk lainnya 92 m^2, dan belum digunakan 36 m^2, sedangkan luas seluruhnya adalah 600 m^2. RA. Al-Husna berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Fathul Jannah dengan NSS/NSM : 01.2.15.14.03.018 yang dirintis oleh Bpk. H. M. Isra Umar, A.Md. seorang pemerhati pendidikan.
RA. Al-Husna beralamat di Jl. RTA. Milono Km,10 Kereng Bangkirai Palangka Raya, memiliki ruang kelas sebanyak 3 kelas dengan system pembelajaran area dan moving kelas. Sesuai dengan lokasi berdirinya maka RA. Al-Husna berusaha menjadi permata pendidikan yang berguna untuk dunia pendidikan. Kepala RA. Al-Husna adalah Ibu Rosna Ampung, yang didukung oleh tenaga pendidik dan pengasuh yang penuh dedikasi, disertai penerapan Asmaul Husna dalam menjalankan proses belajar mengajar dan juga sumber daya manusia yang dibina langdung oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal Republik Indonesia (Khususnya Ikatan Guru Raudhatul Athfal Kota Palangka Raya).
Seiring perkembangan, RA. Al-Husna menjadi Juara II lomba Peragaan Busana Untuk Anak-Anak RA se-Kota Palangka Raya, Juara Harapan I Syair Maulid Diba oleh Guru-Guru RA se-Kota PAlangka Raya, Juara II Lomba Pembuatan Alat Peraga dalam Porseni IGRA se-Kota Palangka Raya. Semoga untuk seterusnya dapat saling berbagi ilmu pendidikan dengan RA/TK lainnya.
Ungkapan terima kasih kami haturkan kepada Bapak dan Ibu yang telah mempercayakan kami untuk mendidik dan mengasuh buah hati anda. Kepercayaan anda adalah amanat bagi kami, bukan hanya sebagai suatu lembaga pendidikan, namun juga sebagai orang tua, yang selalu memberikan yang terbaik dan berdo’a untuk masa depan anaknya.
Kami sadari bahwa tugas kami sangat berat untuk mengantar dan menjadikan putra-putri anda sesuai harapan. Namun kami yakin tugas berat itu dapat kita pikul bersama-sama, karena pada fitrahnya anak itu suci bagaikan kertas putih yang belum diberi nama, maka orang tua mempunyai kewajiban dalam membentuk, mengarahkan, dan menjadikan anak itu sesuai harapan.





















BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

Kurikuluum RA. Al-Husna menggunakan Kurikulum Departemen Agama Tahun 2004 berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan daerah serta kondisi lingkungan. Kelas / ruang belajar dikondisikan dengan area melalui PAIKEM GEMBROT (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif Menyenangkan Gembira dan Belajar Tuntas).

STRUKTUR KURIKULUM
Struktur Kurikulum RA. Al-Husna memuat Bidang Pengembangan, Muatan Lokal dan Pengembangan Diri, dengan rincian sebagai berikut :
KOMPONEN ALOKASI WAKTU
BIDANG PENGEMBANGAN
PEMBIASAAN
Akhlak Perilaku
Agama Islam
KEMAMPUAN DASAR
Pendidikan Agama Islam
Bahasa
Kognitif
Fisik/Motorik
Seni
15 Jam (900 Menit)


30 Jam Pelajaran
MUATAN LOKAL
PENGEMBANGAN DIRI 4 Jam (240 menit)
8 Jam Pelajaran

MUATAN KURIKULUM
Bidang Pengembangan
Pembiasaan
Ahklak Perilaku
Agama Islam
Kemampuan Dasar
Agama Islam
Bahasa
Kognitif
Fisik/Motorik
seni
Muatan Lokal
Bahasa Dayak
Iqra’
Bahasa Arab
Bahasa Inggris
Kegiatan Pengembangan Diri
Pembentukan karakter melalui pembiasaan dalam kegiatan :

1). Rutin
a). Upacara bendera setiap hari senin
b). Mengisi daftar hadir
c). Sarapan pagi dalam bentuk hafalan surah-surah pendek
d). Berdo’a sebelum dan sesudah belajar
e). Berdo’a sebelum dan sesudah makan
f). Berdo’a sebelum dan sesudah bangun tidur
g). Berdo’a saat bercermin
h). Berdo’a sebelum dan sesudah ke kakus
i). Menyiram tanaman
j). Mencuci tangan

2). Spontan
a). Memberi salam
b). Membaca do’a setelah bersin dan menjawab orang bersin
c). Membuang sampah pada tempatnya
d). Sabar menunggu giliran
e). Membantu teman yang terkena musibah


3). Terprogram
a). Lomba kreatifitas perkelas
b). Lomba olah raga dan seni dari tingkat kecamatan ke tingkat kota
c). Peringatan hari-hari besar Nasional
d). Peringatan hari-hari besar Islam
e). Manasik Haji dan study tour
f). Lepas Kenang

4). Keteladanan
a). Berpakaian rapi dan bersih
b). Tepat waktu dalam segala hal
c). Penampilan sederhana

Pengembangan potensi dan ekspresi diri
Sesuai dengan bakat dan minat
Bemain peran
Menyanyi
Bahasa Inggris
Menari
Senam
Kepemimpinan dan bela Negara
Menjadi pemimpin barisan
Upacara bendera (menjadi petugas upacara)
Peringatan hri kemerdekaan RI
UKS/Dokter Kecil
Bidang seni
Menari
Melukis
Sesuai dengan minat
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bahasa Arab
Bahasa Dayak
Sains
Penunjang kurikulum (nilai-nilai kecakapan dan perluasan wawasan)
Kunjungan ke rumah teman
Kunjungan ke Lapangan Sanaman Mantikei unntuk Manasik haji
Kunjungan ke tempat rekreasi
Melihat binatang ciptaan Allah
Percobaan sains
Pengenalan profesi, antara lain mengundang :
☞ Penjahit
☞ Penjual Sop ayam
☞ Penjual Buku
☞ Polisi
Pembagian tugas guru
NO NAMA TUGAS KET
1.  Rosna Ampung Kepala RA. Al-Husna
Bertugas keseluruhan Guru Kel. B2

2.  Fahriah, S.Pd.I Wakil Kepala RA. Al-Husna
Rekreasi
Seksi Kesiswaan Guru Kel. B1

3.  Anita Penanggung jawab menari
Penanggung jawab UKS
Penanggung jawab bahas dayak Guru Kel. A

4. Bahril Bendahara RA. Al-Husna
Tata Usaha Guru Olahraga

5.  Eka Rahmawati Penanggung jawab kunjungan
Penanggung jawab bahasa Indonesia Guru Kel. A

6.  Silawati, S.Pd Penanggung jawab melukis
Penanggung jawab bahasa inggris Guru Kel. B1

7.  Thia Fajar Awaliah Penanggung jawab bahasa Arab
Seksi Kurikulum Guru Kel. B2




PENGATURAN BEBAN BELAJAR
Hari efektif dalam satu minggu ada enam (6) hari, yaitu: senin, selasa, rabu, kamis, jum’at, sabtu.
Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran 2 semester adalah 34 minggu.
Satu jam tatap muka satu jam pelajaran bidang pengembangan adalah 30 menit.
Jam belajar efektif per hari adalah 4 jam (240 menit).
Jam belajar per minggu adalah (6 hari x 4 jam = 1440 menit).
Perencanaan pembelajaran untuk satu hari terdiri dari :
Alokasi waktu untuk pengembangan ekspresi dan potensi diri ditambah 30 menit.
Pengembangan diri dalam rangka pembentukan karakter, disesuaikan dengan kondisi dan situasi RA, tidak setiap hari dilaksanakan. Waktunya pun kadang 30 menit kadang kurang atau lebih.
Penyusunan program pembelajaran melalui pendekatan tematik yang merupakan suatu strategi pembelajaran yang melibatkan beberapa bidang/aspek pengembangan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Tema yang digunakan adalah tema yang ada, dapat disesuaikan dengan satuan pendidikan dengan tidak mengurangi minggu efektif.

SEMESTER TEMA / SUB TEMA ALOKASI WAKTU
I Diri sendiri
Aku
Panca indera
Amaliah Ramadhan
Mengenal berpuasa di sekolah
Tugas di rumah
Lingkunganku
Keluarga
Rumah
Sekolah
Kebutuhanku
Makanan & Minuman
Pakaian
Kesehatan & Kebersihan
Keamanan
Binatang
Binatang peliharaan
Binatang buas
Tanaman
Tanaman liar
Tanaman hias
2 Minggu
2 Minggu

1 Minggu
1 Minggu

1 Minggu
1 Minggu
2 Minggu

1 Minggu
1 Minggu
1 Minggu
1 Minggu

1 Minggu
1 Minggu

1 Minggu
1 Minggu
JUMLAH 18 Minggu
II Rekreasi
Kendaaraan
Danau
Perbukitan
Pekerjaan
Air, Udara, dan Api
Alat komunikasi
Tanah airku
Negaraku
Suku Bangsaku
Alam Semestsa
Matahari
Bulan
Bintang
2 Minggu
1 Minggu
1 Minggu
3 Minggu
2 Minggu
2 Minggu

1 Minggu
1 Minggu

1 Minggu
1 Minggu
1 Minggu
JUMLAH 16 Minggu





KETUNTASAN BELAJAR
Apabila serangkaian indicator dalam kompetensi dasar sudah dapat dicapai oleh peserta didik, berarti target kompetensi dasar tersebut telah terpenuhi.
SKBM (Standar Ketuntasan Belajar Minimal) sebagai berikut :

 BIDANG PENGEMBANGAN DAN INDIKATOR YANG TERLAKSANA
1 Pembiasaan:
Akhlak Perilaku
Agama Islam 90 %

2 Kemampuan Dasar :
Pendidikan Agama Islam
Bahasa
Kognitif
Fisik / Motorik
Seni 90 %

3 Muatan Lokal :
Iqra’
Bahasa Inggris
Bahasa arab
Bahasa Dayak
Sains 70 %

PINDAH KELOMPOK
Pindah kelompok dari kelompok A ke kelompok B dan dari kelompok B ke SD/Mi ditentukan oleh kematangan usia.

KALENDER PENDIDIKAN
Kalender pendidikan RA. Al-Husna disusun dengan berpedoman kepada kalender pendidikan Kementerian Agama dan Satuan Pendidikan.


 TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN

1. Rosna Ampung KualaKapuas,
  02-09-1967 PGAN Kepala RA. Al-Husna

2. Fahriah, S.Pd.I Kuala Kapuas
  17-7-1979 S1 STAIN Wakil Kepala RA. Al-Husna

3. Anita Palangkaraya,
  01-04-1986 SLTA Guru Kelompok A

4. Bahril Magantis,
  18-08-1980 SMK Guru Olahraga

5. Eka Rahmawati Rantau,
  04-09-1988 SMA-M Guru Kelompok A

6. Silawati, S.Pd Banjarmasin,
  04-04-1966 S1 UNMUH Guru Kelompok B1

7. Thia Fajar Awaliah Palangkaraya,
  13-10-1990 SMA-NU Guru Kelompok B2















JADWAL PROSES PEMBELAJARAN
RA. AL – HUSNA
TAHUN PELAJARAN 2011-2012


Waktu Belajar Pukul 07.00-09.30 wib
07.00 -07.30 Kegiatan Pagi diluar kelas (Baris, Ikrar, berdo’a, Upacara/Senam)
07.30-08.00 Sarapan pagi (Pengenalan membaca Al-Qur’an dengan metode IQRO’ dan hafalan surah pendek)
08.00-08.30 Kegiatan inti
Nyanyi dan tepuk pola
Absen
Praktek Shalat
Percakapan tema/ sub tema
08.30-09.00 Istirahat, makan dam bermain diluar
09.00-09.30 Kegiatan akhir
Hafalan do’a harian
Penugasan
Evaluasi
Pulang





URAIAN TUGAS TIM PENYUSUN KURIKULUM
RA. AL-HUSNA KERENG BANGKIRAI PALANGKARAYA

Ketua : Bertanggung jawab membentuk, menyusun TIM KBK sampai menjadi suatu program yang dapat dijadikan acuan pembelajaran di RA. Al – Husna.
Wakil Ketua : Membantu ketua dalam tugas TIM KBK apabila ketua sedang berhalangan hadir sehingga penyusunan program berjalan lancer dan melaporkan hasilnya kepada ketua.
Sekretaris : Mengetik, menjilid dan mempersiapkan semua kegiatan KBK dan melaporkan hasilnya kepada ketua.
Materi Kelompok A : Membuat program semester I dan semester II untukl kelompok A menjadi silabus, SKM, dan SKH sebagai acuan dalam menjabarkan indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan alat pembelajaran dan melaporkan hasilnya kepada ketua.
Materi Kelompok B : Membuat program semester I dan semester II untukl kelompok B menjadi silabus, SKM, dan SKH sebagai acuan dalam menjabarkan indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan alat pembelajaran dan melaporkan hasilnya kepada ketua.

PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN EKSTRAKURIKULER :

UKS : Membuat dan melaksanakan program UKS untuk seluruh kelompok diantaranya melaksanakan kegiatan dokter kecil secara bergantian untuk seluruh murid RA. Al-Husna dan melaporkan hasilnya kepada ketua.

CALISTUNG : Memberikan pengenalan membaca dan berhitung secara sederhana untuk seluruh murid RA. Al-Husna serta melaporkan hasilnya kepada ketua.

BAHASA INGGRIS : Memberikan pengenalan bahasa inggris secara sederhana untuk seluruh murid RA. Al-Husna serta melaporkan hasilnya kepada ketua.

KEBUN SEDERHANA : Memberikan pengenalan dan bimbingan kepada anak tanaman sederhana sehingga anak mengerti cara menanam, merawat, dan memanen hasil tanamannya sebagai ralisasi Allah Maha Pencipta dan melaporkan hasilnya kepada ketua.

GURU BIMBINGAN : Memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada anak-anak yang bermasalah dan menyampaikan kepada orang tua persoalan yang ada serta cara pemecahan masalahnya. Sehingga kegiatan belajar mengajar berjalan lancar.



TIM PENYUSUN KURIKULUM

Ketua : Rosna Ampung
Wakil Ketua : Fahriah, S.Pd.I
Sekretaris : Bahril
Materi Kelompok A : Anita
Eka Rahmawati
Materi Kelompok B : Silawati, S.Pd
Thia Fajar Awaliah

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER :

UKS : Anita
CALISTUNG : Thia Fajar Awaliah
Bahasa Inggris : Silawati, S.Pd
Kebun Sederhana : Bahril
Guru Bimbingan : Eka Rahmawati

Palangka Raya, Juli 2011
Disetujui oleh
Pengawas RA,



Hj. Tumirah, S.Pd  

Kepala RA. Al – Husna



Rosna Ampung

Mengetahui,
Ketua Yayasan Perguruan Islam Fathul Jannah



H. M. Isra Umar, A.Md.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar